Menjelajah Sulawesi Selatan melalui Wisata Jalur Selatan

 

Menjelajah Sulawesi Selatan melalui Wisata Jalur Selatan

Sulawesi Selatan (Sulsel) menetapkan lima kabupaten dan kota sebagai penyelenggara Tahun Kunjungan Sulawesi Selatan (Visit South Sulawesi) 2012.

Kelima daerah tersebut adalah Kota Makassar, Kabupaten Maros, Bulukumba, Wajo, dan Kabupaten Tanatoraja. Sedikitnya 12 kegiatan bertaraf internasional akan digelar di lima daerah tersebut selama berlangsungnya Tahun Kunjungan Sulsel 2012.

12 event internasional yang akan digelar diantaranya International Dragon Boat Race,International Rafting di Toraja,serta International Vishing Tournament di Pulau Selayar atau di sekitar Takabonerate. Sedang supporting event-nya dilaksanakan setiap bulan sepanjang 2012 di 24 kabupaten/kota, dengan menampilkan berbagai atraksi yang cukup menarik bagi wisatawan mancanegara dan domestik sesuai potensi dan ciri khas daerah setempat, baik dalam bentuk seni dan budaya, maupun objek wisata unggulan daerah itu,

Seperti tahun sebelumnya, Ada 12 kabupaten/kota punyai kalender budaya yang bisa menjadi paket wisata, diantaranya Festival Buntu Kabobong di Enrekang, Maudu Lompoa di Takalar, Festival Ajjarang di Jeneponto, Festival Sop Saudara di Pangkep, Festival Phinisi di Bulukumba. Juga Expedition Takabonerate di Selayar, Accera Kalompoa di Gowa

Suatu hal yang sangat mendasar untuk menarik para Wisatawan Manca Negara dan Domestik yaitu Faktor keamanan dan kenyamanan mereka. Stabilitas keamanan di Sulawesi Selatan sangat didukung dengan kerukunan antar suku bangsa didaerah , namun setiap ivent internasional perlu dukungan pihak keamanan dan ini merupakan suatu keharusan jaminan dari Pemerintah. Faktor lain yang dapat menarik pengunjung adalah Keunikan Panorama , Atraksi Budaya dan latar belakang sejarah situs. Dan yang tidak kala pentingnya tetapi sering dilupakan adalah Miniatur situs yang dapat dibawa pulang sebagai cendramata sekaligus berfungsi promosi.

Kemudahan akses (prasarana jalan) situs wisata adalah faktor kedua karena banyak diantara wisman cendrung menyukai suatu petualangan sambil berwisata.

 Strategi Pengembangan dan Promosi

Tidaklah mungkin menyelenggarakan ivent internasional sekaligus di beberapa tempat, oleh karena itu setiap iven tersebut mengikut-sertakan minimal 5 daerah yang telah ditunjuk sebagai destinasi pariwisata “Visit South Sulawesi 2012″ dan daerah lain menampilkan atraksi budayanya , bila perlu Miniatur situsnya yang Unik.

Mengembangkan Destinasi Pariwisata yang bertaraf ” Green Tourism” seperti di Kepulauan Spermonde dan Taman Nasional Taka Bonerate , atau menambah obyek wisata baru seperti Argo Wisata Pongo-pongo dengan memanfaatkan keindahan panorama alamnya di Tana Toraja.

Menetapkan jalur Destinasi Pariwisata Sulawesi Selatan diluar jadual ivent wisata internasional dan dikomunikasikan dengan biro travel/ perjalanan yang dikemas dalam berbagai paket dengan pertimbangan Keamanan, Kenyamanan , Keunikan serta Waktu dengan berdasarkan petualangan saya dibawah ini.

Menjelajah Sulawesi Selatan melalui Wisata Jalur Selatan 

Menjelajah obyek wisata bermula melalui jalur selatan Sulawesi Selatan . Berangkat dari Kota Makassar kearah selatan menuju Kabupaten Goa dengan wisata sejarahnya (peninggalan Kerajaan Goa) Makam Sultan Hasanuddin, Makam Shech Yusuf, Benteng Sombaopu dan Museum Balla Lompoa seterusnya ke Kabupaten Takalar dengan petualangan daerah Gersang berbatuan ala di Afrika namun menyimpan pesona Pantai Pasir putih yang indah dan wisata bahari di Tanah Keke, perjalanan dianjutkan ke Kabupaten Jeneponto “Bumi Turatea” yang sangat terkenal dengan industri Garam Tradisional , dan ke Kabupaten Bantaeng dengan wisata Pantai Pajukukang landai berpasir putih bersama petani rumput lautnya. Di Kabupaten Bulukumba dengan Wisata Bontobahari yaitu Pembuatan Perahu Pinisi dan berpuluh pantai pasir putih di tanjung Bira , bak pantai selatan Lautan Pasifik. Obyek wisata ini merupakan lintas utama menuju Taman Laut Takabonerate di Kabupaten Selayar.
Perjalanan Lintas Selatan dilanjutkan ke Kabupaten Sinjai dengan Taman Purbakala Batu Gojeng, Benteng Balanipa serta melihat rumah adat Karang Puang dan Air terjun tujuh tingkatnya. Selanjutnya perjaanan kearah utara melintasi panorama alam Hutan dan pegunungan yang indah, sesekali ditemukan Hasil kebun rakyat yaitu buah durian raksasa kalau lagi musimnya. sampai Anda memasuki wilayah Kabupaten Bone dengan Wisata Libureng yang terkenal dengan Bendungan ponre-ponre , gua prasejarah Uhallie (lebih eksotik daripada gua leang-leang di Maros) serta Wisata Hotel yang tidak ada duanya di Sulawesi Selatan yaitu ” Hotel Tanjung Palette”

Sampai di Kabupaten Bone, ada tiga alternatif yang bisa ditempuh yaitu :
Pertama, Kembali kemakassar melalui Lappariaja , Cabbenge dengan keindahan alam-pegunungannya dan jalan berkelok 9 tingkat serta bergabung dengan kelompok satwa “Monyet” yang bersahabat sampai ke Cagar Alam Bantimurung dan Gua Purbakala Leang-leangnya.
Kedua , melalui jalan tengah “Bulu Dua ” dengan panorama puncak gunung yang sejuk dan permai, sampai Makassar setelah melalui kabupaten Barru dan Kabupaten Maros.
Ketiga yaitu melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Wajo yang sangat terkenal dengan keindahan alam Danau Tempe, sungai walanae, Pembuatan Sarung sutra sengkang serta perkebunan Murbei ulat sutra. Dari kota Sengkang , Perjalanan ke Tana Toraja dapat melalui Kabupaten Luwu dan Kota Palopo atau memutar melalui Kota Kalong Kabupaten Soppeng melihat Villa Yuliana perpaduan arsitek Bugis dengan Eropa yang dibangun tahun 1905 , Rumah Adat Sao Mario dan kolam renang alam yang sejuk dengan mata air pegunungan dan Air pabas dari sumber mata air bumi.. dan berlanjut ke Kabupaten Sidrap melalui batu-batu, dikabupaten ini Anda dapat menikmati Taman Wisata DataE, Sanggar Seni Nene’ Mallomo, Danau Sidenreng, Pemandian Air Panas, Taman Wisata Alam, Air Terjun, Pacuan Kuda, serta Wisata Agro Toda Bojo. Satu hal yang sangat menarik di daerah ini yaitu setiap saya melintasinya , mengharuskan saya untuk singgah untuk mencicipi “Masakan Burung Belibis” serta meihat cara peternakannya.
Dari Sidenreng Rappang , bagi yang senang dengan petualangan sebaiknya perjalanan ke tana-toraja dapat ditempuh dengan memutar melalui jalur pitumpanua ke Kota Palopo sambil menikmati panorama alam Sulawesi Selatan bagian utara sepanjang 250 km melalui Kabupaten Luwu. Di Kota Palopo petualangan anda terbayar dengan menikmati Panorama Alam dan air terjun Latuppa, Pantai Labombo dipusat kota , Panorama pegunungan Bukit Sampodo serta pesona pelabuhan Palopo diwaktu Malam.
Bagi wisatawan yang akan melanjutkan petualangannya ke Sulawesi Tengah dapat melalui jalur Masamba Kabupaten Luwu Utara terus ke bone-bone ke Suruako (Palopo Timur yang dikenal dengan danau towoti , danau terluas di Indonesia setelah Danau Toba dan dan wisata pulau Bulu Poloe) dan melintasi danau Matano No 8 terdalam di dunia ke ke Hutan Suaka Alam Morowali Sulteng setelah melintasi perkebunan Karet Beteleme dan teluk Tolo , atau melalui Mangkutana (Luwu timur) yang terkenal dengan berpetualang di Pegunungan Perbeek sampai di Pendolo pesisir selatan danau poso Sulteng.

Dari Kota Palopo perjalanan ke Tana Toraja dapat dilanjutkan dengan petualangan yang melintasi pegunungan dan jurang/ tebing yang curam , dipuncak anda akan menyadari betapa indahnya Alam ciptaan Tuhan. terlebih lagi setelah memasuki wilayah Tana toraja yang sangat terkenal dengan Budaya Warisan Dunia serta panorama alamnya yang sangat menakjupkan (kalau Anda lagi beruntung bisa melihat pesta Adat Pemakaman Rambu Solo”).
Kembali ke Makassar melalui Kabupaten Enrekang yang terkenal dengan Panorama Buttu Kabobong dan seribu Guanya, Melalui Rappang ke Kabupaten Pinrang melihat pesona pantai selat makassar dan Bendungan terbesar di Sulawesi (dari pinrang , Anda dapat melanjutkan petualangan ke Sulawesi Barat melalui Kabupaten Polewali-Mandar-Sulbar), Sebelum memasuki Kota Pare-pare , Anda akan disuguhkan pemandangan Tambak -alam dan Kota Pare-pare sendiri adalah Kota Niaga dan sala-satu pelabuhan persinggahan Kapal Cruise Internasional) -kearah selatan menuju Kabupaten Barru dengan wisata Maluse-tasi dan lebih keselatan lagi setelah melewati Ibu Kota Kabupaten Pangkajene Kepulauan terbentang pegunungan kars dengan Dufan Mattampa yang unik dengan gua alamnya dan terakhir sebagaii kabupaten ke 24 adalah Kabupaten Maros yang dikenal dunia dengan Cagar Alam Bantimurung-nya..

 

 

5 Responses to “Menjelajah Sulawesi Selatan melalui Wisata Jalur Selatan”

  1. Nina N Says:

    informasi yang sangat bagus, sayang gak ada fotonya., kalau mengikuti perjalanannya..habis waktu berapa haro tu.. .

    • sasakala Says:

      jika Mba Nina mengikuti jalur diatas, harusnya hari I nginap di Tanjung Bira, Hari II di Takabonerate, Hari III di Tanjung Palette Bone, kemudian pulang ke Makassar melalui jalur tengah, jika meneruskan perjalanan Hr IV di Palopo. Jika terus ke Sulteng sebaiknya nginap semalam di Suroako, dari palopo sebaiknya ke Tana Toraja 2 hari, lantutkan perjalanan dan hari VII di Parepare

  2. sasakala Says:

    Saya lihat diskusi di form lomba , kayaknya Mba Nina sangat banyak menguasai materi..dan secara psychologis dapat mengendalikan Form.., tidak terpancing emosi tapi bisa menggali Informasi dari semua tingkat peserta diskusi..

  3. Nina N Says:

    aq..tersanjung Mas Eka, kok Anda tdk memberi komentar , padahal Anda kan salah-satu peserta lomba.

  4. Hello world! | Travel Guide Says:

    [...] lihat juga menjelajah-sulawesi-selatan-melalui-wisata-jalur-selatan [...]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: